Dalam kesempatan tertentu Nabi Muhammad Saw rindu terhadap mendiang istri pertamanya, Khadijah binti Khuwailid ra. Dan di luar perkiaraan Aisyah ra sebagai wanita —walaupun seorang istri Nabi saw— ia tetap wanita dan memiliki rasa cemburu. Nabi Saw hanya ingat saja, dia sudah cemburu, dan agak marah kepada Rasulullah Saw. Maka beliau Saw langsung memencet —dengan sayang— hidung sayyidah