Selasa, 15 November 2011

Loji-Loji Theosofi dan Freemasonry di Indonesia

Aris Hardinanto‎"Situasi yang baru sama sekali tercipta ketika muncul anggota-anggota Indonesia (dan ‎Tionghoa) di loge-loge. Pakaian tradisional dari kalangan elit Jawa, penggunaan Al Quran ‎sebagai Kitab Suci pada pertemuan-pertemuan formal di Rumah Pemujaan…memberikan ‎wajah baru kepada kegiatan-kegiatan loge." (Tarekat Mason Bebas dan Masyarakat di Hindia ‎Belanda dan Indonesia 1764-1962