sejak berdiam di kota hati yang memberontak telah menjadi jinak kini pekerjaan tinggal membaca di kamar barang dua-tiga sajak atau memperbaiki pagar di halaman (yang sudah mulai rusak) atau menyuapi anak waktu menangis karena lapar kadang-kadang juga memuji istri memakai baju yang baru dibeli -- meneropong bintang bukan lagi menjadi hobi -- hanya sesekali di muka kaca aku berkata menghibur diri